Senin, 08 Februari 2010

ViDeO " TauFiK HiDaYaT "

Inter Tak Takut Chelsea !!

Inter Tak Takut Chelsea!

Selasa, 9 Februari 2010 - 11:55 wib
text TEXT SIZE :
Share
Muhayati Faridatun - Okezone
Foto: Daylife

MILAN - Inter Milan akan berhadapan dengan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions musim 2009/2010. Bagi gelandang Inter Thiago Motta, The Blues memang tim kuat, namun tak ada alasan untuk membuatnya gentar.

“Kami menghormati Chelsea, tapi kami tidak takut pada mereka,” demikian pengakuan Motta pada Il Corriere dello Sport.

Seperti diketahui, Liga Champions adalah ajang paling bergengsi di antara klub-klub Eropa. Tak satupun tim yang menolak mengangkat trofi di akhir kompetisi.

Tak terkecuali Inter, yang berambisi menyingkirkan Chelsea dan melaju ke babak perempat final. Motta pun menyadari takkan mudah menghadapi anak-anak asuh Carlo Ancelotti yang tengah menduduki puncak klasemen sementara Premier League.

“Seperti pertandingan lainnya, pasti Chelsea akan sulit dihadapi. Tapi, kami berharap dapat bermain maksimal dalam dua leg dan lolos ke babak perempat final,” imbuhnya, dikutip dari Goal, Selasa (9/2/2010).

Nerrazzuri akan menjamu Chelsea di Giuseppe Meazza dalam leg pertama, 24 Februari 2010, sebelum bertandang ke Stamford Bridge di leg kedua, 16 Maret mendatang.

Kering Gol, Ibra Tak Cemas

Kering Gol, Ibra Tak Cemas

Selasa, 9 Februari 2010 - 04:14 wib
text TEXT SIZE :
Share
Achmad Firdaus - Okezone
Foto: Daylife

BARCELONA - Zlatan Ibrahimovic mulai kesulitan menambah pundi-pundi golnya di Barcelona sepanjang tahun 2010 ini. Namun, Ibra tak cemas. Menurutnya, ini merupakan hal yang normal.

Ya, sejak tampil ciamik dan mengemas 10 gol sepanjang tahun 2009, Ibra mulai kekeringan gol saat memasuki tahun 2010. Tercatat, sepanjang tahun ini bomber Timnas Swedia ini hanya mendulang satu gol. Kondisi ini praktis membuat fans Barcelona (Barcelonistas) mulai meragukan kapasitas mantan striker Inter Milan ini.

Namun, Ibra mengaku tak cemas menyikapi hal itu. Ibra mengaku, itu merupakan hal biasa yang kerap dialaminya di sejumlah klub yang belanya.

“Itu sama sekali tak membuat saya khawatir dan semua itu bisa terjadi kapan saya,” ungkap Ibra sebagaimana dikutip Goal, Selasa (9/2/2010).

“Hal sempat saya alami pada tahun pertama saya di Ajax (Amsterdam), lalu saat tiba di Juventus dan kemudian bergabung dengan Inter Milan. Memang, hal terpenting bagi seorang penyerang utama di Barcelona adalah mencetak gol, namun itu bukanlah segalanya,” tandas striker 28 tahun ini.

Lebih lanjut, Ibra mengungkapkan bila dirinya masih mendapat kepercayaan penuh dari sang pelatih Pep Guardiola kendati mulai mandul dalam membobol gawang lawan. Ibra mengaku, Guardiola tak menjadikan hal itu (gol) menjadi prioritas utama dan lebih meminta dirinya bermain untuk kebaikan tim.

“Sebuah assist tak ubahnya seperti gol, karena itu akan memberikan kebahagiaan bagi rekan setim. Jadi, itu merupakan salah satu hal penting bagi saya selain mencetak gol,” lanjutnya.

“Jadi, saya tak pernah cemas, sebab saya tahu bahwa gol akan datang dengan sendirinya. Jika satu pemain bermain baik dan menciptakan beberapa peluang, maka itu akan sangat berguna bagi tim,” tukas striker kelahiran Malmo 3 Oktober 1981 ini. (acf)Keri

Roma Geser Milan

Roma Geser Milan

Senin, 8 Februari 2010 - 04:41 wib
text TEXT SIZE :
Share
Azwar Ferdian - Okezone
F: daylife
FIRENZE - Partai menarik terjadi antara Fiorentina melawan AS Roma. Saling serang dan menekan, tapi AS Roma yang lebih beruntung di Artemio Franchi, Senin (8/2/2010), ini. Roma menang 1-0, dan berhak atas posisi runner-up.

Giallorossi menyalip AC Milan di posisi dua klasemen sementara dengan perolehan 44 poin dari 23 laga. Sementara Fiorentina melorot ke posisi 11 dengan koleksi 31 poin dari 22 pertandingan.

Bermain di kandang sendiri membuat La Viola memilih bermain terbuka sejak menit awal babak pertama. Publik stadion sempat bergemuruh di menit 18, sayang wasit menganulir gol Juan Manuel Vargas, yang lebih dulu terperangkap off-side.

Vargas kembali mendapat kesempatan menjajal kemampuan kiper Julio Sergio di menit 28. Tendangan voli kaki kirinya dapat dimentahkan Sergio, bola liar coba dikejar Marco Marchionni, sayang dia sudah lebih dulu off-side.

Enam menit sebelum bubaran giliran Stevan Jovetic yang berkesempatan mencetak gol. Sama seperti Vargas, tendangan volinya bisa digagalkan Sergio. Skor kacamata atau 0-0 tidak berubah hingga jeda.

Di babak kedua Roma mencoba bangkit. Mirko Vucinic mampu melepaskan diri dari kawalan pemain belakang Fiorentina, sayang tendangannya belum menemui sasaran. Kedua tim sama-sama memperakan permainan menyerang, tapi belum ada yang mampu mencetak gol.

Baru di menit 82, Vucinic akhirnya menggetarkan gawang Fiorentina. Berawal dari sepak pojok, Vucinic mampu mengontrol bola dengan dada, sebelum melepas tendangan keras yang menghujam gawang Sebastian Frey.

Gol Vucinic ini menjadi gol semata wayang dan cukup untuk membuat Roma menguntit Inter Milan di posisi dua.
(zwr)